Panduan Mencari Listing Rumah Dijual di Kebayoran Baru
Tahun baru, rumah baru, kenapa tidak? Beberapa orang mungkin berencana untuk memiliki rumah sendiri di 2026 ini. Jika Anda salah satunya, kami rekomendasikan cari rumah yang dijual di area Kebayoran Baru di Jakarta Selatan, mengapa? Mari kita bahas di artikel ini.
Alasan Utama Punya Rumah di Kebayoran Baru
Memiliki rumah di Kebayoran Baru berarti tinggal di kawasan premium, pemiliknya yang pasti dari golongan cukup berada. Rumah yang ada di area Kebayoran Baru memiliki keuntungan karena area ini memiliki perencanaan kota yang matang. Lingkungannya hijau, tertata, dan didukung fasilitas lengka, mulai dari ruang bisnis, kuliner kelas atas, hingga layanan kesehatan dan pendidikan terbaik.
Selain Pondok Indah, Kemang dan Senopati, Kebayoran Baru merupakan salah satu area bergengsi, cocok bagi Anda yang sedang mencari rumah idaman di Jakarta.
Ada lagi yang sangat bernilai, yaitu adanya akses transportasi juga unggul dengan kedekatan ke Blok M, Sudirman, dan Senopati, serta konektivitas MRT dan jalan utama yang memudahkan mobilitas harian.
Dari sisi investasi, membeli rumah di sini akan memberikan keuntungan karena dikenal stabil dan cenderung naik nilainya karena suplai rumah terbatas dan permintaan tinggi. Kawasan ini diminati profesional, diplomat, hingga ekspatriat, sehingga potensi capital gain dan sewa jangka panjang sangat menarik.
Harga Rumah di Kebayoran Baru
Di daftar listing diatas terlihat bahwa harga rumah yang dijual relatif menyasar harga premium menengah ke kelas atas, tapi apa yang didapat sangat sebanding dengan nilai yang di dapat.
Harga rumah umum dijual di Kebayoran Baru berkisar dari sekitar Rp 8 – Rp 30an miliar untuk rumah standar sesuai listing properti saat ini, menengah ke atas. Harga rumah kecil, meski ada yang dijual di bawah 1 miliar atau ratusan juta, tapi rata-rata untuk rumah baru dan premium ada di Rp 7 – 10 miliar, serta rumah yang lebih besar atau mewah mencapai puluhan miliar rupiah.
Ada yang menarik dimana banyak orang menjual rumah dan mereka promosi dengan hanya jual tanah, bangunannya gratis, ini karena bangunan luas tapi sudah tua di area elit di Kebayoran Baru.
Akses Menuju Kebayoran Baru
Saat survey untuk cek rumah yang dijual, akses menuju Kebayoran Baru sebenarnya relatif mudah dari berbagai arah: dari Jakarta Pusat atau CBD Sudirman, Anda bisa langsung ke kawasan Senayan – Sudirman lalu lanjut ke Jalan Sisingamangaraja atau Radio Dalam. Dari Jakarta Timur, akses via MT Haryono – Gatot Subroto atau Tol Dalam Kota lalu keluar Semanggi. Dari Jakarta Barat, gunakan Tol Dalam Kota atau arteri Tomang – Slipi menuju Sudirman, sementara dari Jakarta Selatan sendir i (Cilandak, Pondok Indah), cukup melalui Jalan Antasari atau TB Simatupang.
Akses dengan transportasi umum juga sangat mudah dengan adanya MRT Jakarta Lebak Bulus – Bundaran HI, dengan stasiun Blok M BCA, ASEAN, dan Senayan. Ada juga KRL Commuter Line via Stasiun Kebayoran – Palmerah yang bisa lanjut, bisa pake mobil sendiri, ojek atau TransJakarta). TransJakarta ini di Sudirman – Blok M dan rute yang menjangkau hampir seluruh sub-kawasan Kebayoran Baru.
Panduan Sebelum Transaki Beli Rumah di Kebayoran Baru
- Tentukan area spesifik yang di inginkan, karena beda harga signifikan.
- Tetapkan budget yang Anda mau keluarkan.
- Bisa fokus pada luas tanah, bukan hanya bangunan, tapi investasi ada di lokasi dan di tanah.
- Cek surat-surat resmi, SHM di utamakan dari pada HGB atau bahkan AJB).
- Bandingkan harga per m² dengan listing sekitar.
- Prioritaskan rumah dengan akses jalan lebar dan mempermudah aktivitas sehari-hari.
- Periksa umur properti untuk jaga-jaga terkait pengeluaran tambahan.
- Gunakan agen spesialis area Kebayoran Baru untuk listing off-market.
- Lakukan survei pagi & sore untuk cek lingkungan dan lalu lintas.
- Pelajari kawasan detail di sekitar Kebayoran Baru, pastikan Anda menemukan apa yang Anda butuhkan.
Selamat mencari rumah baru!
